Kamis, 24 Oktober 2024

KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 3.1 Pengambilan Keputusan Berbasis Kebaikan sebagai Pemimpin

 

 
Kebersamaan dalam Lokakarya 4
Setiap kegiatan yang kami lakukan di dalam Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 11 merupakan wujud nyata dalam menggapai harapan atau rencana yang nantinya akan menjadi pengaplikasian terhadap khalayak,  salah satu penggapaian ilmu yang akan kami lakukan yaitu menyebar luaskan hasil karya kami salah satunya membuat Blog atau Tulisan terkait pembelajaran yang kami lakukan.
 Perkenalkan nama saya  Ika Ganjar Rosmika ,guru mapel PPKN SMK N 1 Setu Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Pada kesempatan ini saya ingin berbagi Informasi
Mengenai Pembelajaran modul 3.1 yaitu
Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai Kebajikan sebagai Pemimpin
Namun sebelum menguraikan materi pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran mari kita renungkan kalimat bijak berikut ini. 

Hal ini sejalan dengan kalimat bijak berikut ini,

“ Pendidikan adalah sebuah seni untuk membuat manusia menjadi berperilaku etis.” (Georg Wilhelm Friedrich Hegel).

           Memahami kalimat bijak tersebut Pendidikan merupakan suatu proses menuntun siswa dengan penguatan karakter , norma - norma sehingga akan menjadi generasi yang memiliki nilai moral, kebajikan dan kebenaran untuk menjalankan kehidupannya. Generasi yang akan datang adalah cerminan pendidikan saat ini yang kita poles seperti membuat maha karya terbaik yang akan mewarnai negeri ini di masa depan.

        Setelah kita mencoba memahami dua kalimat bijak tersebut, berikut ini adalah koneksi antar materi Pendidikan guru penggerak Pengambilan keputusan

Insrtuksi Penugasan :

Panduan Pertanyaan untuk membuat Rangkuman Kesimpulan Pembelajaran :

  1. Bagaimana filosofi Ki Hajar Dewantara dengan Pratap Triloka memiliki kaitan dengan penerapan pengambilan keputusan sebagai seorang pemimpin?  

Filosofi Ki Hajar Dewantara dengan Pratap Triloka memiliki kaitan dengan penerapan pengambilan keputusan sebagai seorang pemimpin. Ki Hajar Dewantara dengan filsofi triloka memiliki pengaruh bagaimana seorang guru mengambil keputusan sebagai pemimpin pembelajaran. Semboyan yang pernah dicetuskan oleh KHD dan sampai saat ini masih menjadi landasan berpijak pendidik adalah Ing Ngarso Sung Tulodho (Seorang pemimpin harus mampu memberi tauladan), Ing Madya Mangunkarsa (Seorang pemimpin juga harus mampu memberikan dorongan, semangat dan motivasi dari tengah), Tut Wuri handayani (Seorang pemimpin harus mampu memberi dorongan dari belakang), yang artinya adalah Seorang pemimpin (Guru) harus mampu memberikan teladan dan memberikan semangat dan motivasi dari tengah juga mampu memberikan dorongan dari belakang untuk kemajuan seorang muridnya. Semboyan yang fenomenal dan memiliki makna mendalam dapat kita jadikan landasan dalam setiap pengambilan keputusan selalu berpihak kepada murid untuk menjadikan generasi cerdas dan berkarakter profil pelajar Pancasila. Hal ini dapat kita lakukan selama proses pembelajaran di sekolah. Tidak hanya konten kurikulum namun transfer nilai -nilai kebajikan dapat kita sampaikan secara terus menerus dengan eksplisit pada pembelajaran dan keteladanan disetiap pengambilan keputusan. Proses pengambilan keputusan yang bertanggungjawab dan humanis

Nilai-nilai yang tertanam dalam diri kita, berpengaruh kepada prinsip-prinsip yang kita ambil dalam pengambilan suatu keputusan. Proses pengambilan keputusan yang bertanggung jawab, dan kompetensi kesadaran diri (self awareness), pengelolaan diri (self management), kesadaran sosial (social awareness) dan keterampilan berhubungan sosial (relationship skills) akan mewujudkan Tut wuri handayani dengan memberikan dorongan secara moril maupun materil bagi semua warga sekolah tak terkecuali murid-murid kita. Nilai-nilai kebajikan yang tertanam dalam diri pendidik akan mewarnai setiap pengambilan keputusaan. Sebagai manusia yang beragama, kita yakin apapun yang kita lakukan, kelak akan dimintai pertanggungjawaban, begitu pula dengan pengambilan keputusan. Nilai kejujuran, integritas sebagi pendidik akan tergambar dalam keteladanan dan kebijakan – kebijakan yang diambil dalam setiap keputusan

Materi pengambilan keputusan berkaitan dengan kegiatan ‘coaching’ (bimbingan) yang diberikan pendamping atau fasilitator dalam perjalanan proses pembelajaran kita, terutama dalam pengujian pengambilan keputusan yang telah kita ambil? Apakah pengambilan keputusan tersebut telah efektif, masihkah ada pertanyaan-pertanyaan dalam diri kita atas pengambilan keputusan tersebut? Hal-hal ini tentunya bisa dibantu oleh sesi ‘coaching’ yang telah dibahas pada sebelumnya Sebagai pendidik, guru harus memiliki keterampilan coaching. Hal ini sangat membantu dalam pengambilan keputusan. Pendampingan kegiatan ‘coaching’ (bimbingan) oleh fasilitator dalam perjalanan proses pembelajaran sangat efektif membentu pemahaman saya, terutama dalam pengujian pengambilan keputusan. Beberapa contoh praktik coaching yang baik memberi gambaran utuh untuk dapat diterapkan di sekolah. Keputusan-keputusan dengan teknik coaching yang berlandaskan etika, nilai-nilai kebajikan, sesuai dengan visi misi sekolah yang berpihak pada murid dan menciptakan budaya positif dilingkungan sekolah. Teknik coaching dengan kesetaraan tidak menggurui akan menimbulkan rasa nyaman sehingga coach mampu mengidentifikasi permasalahan dan dapat menyampaikan pertanyaan berbobot dari coachee. Coachee dapat menyampaikan hambatan – hambatan dan dapat menemukan solusi yang sesuai karena coach mampu menjadi penedengar yang baik. Hal ini penting karena pada akhirnya menciptakan situasi kondusif dan dapat meningkatkan kompetensi peserta didik dan tenaga pendidik. Keterampilan coaching juga dapat menumbuhkan kreativitas dan inovasi peserta didik. Dengan coaching guru dapat mengatasi permasalahan yang dihadapi siswa dalam proses pembelajaran. Sebagai coach yang baik guru memiliki harapan seluruh siswanya dapat menjalankan seluruh tugas dan kewajiban yang diberikan di sekolah sesuai dengan kodrat zaman dan kodrat alam.

Kemampuan guru dalam mengelola dan menyadari aspek sosial emosionalnya akan berpengaruh terhadap pengambilan suatu keputusan khususnya masalah dilema etika? Kemampuan guru dalam mengelola dan menyadari sosial emosional sangat mempengaruhi pengambilan keputusan. “BAPER”dapat mewarnai setiap keputusan yang diambil, namun pendidik menyadari setiap keputusan wajib berlandaskan pada nilai-nilai kebajikan serta regulasi yang ada dan melakukan 9 langkah pengambilan keputusan. Sehingga dengan kedua dasar tersebut kita dapat membedakan dilemma etika atau bujukan moral. Sosial emosional akan menumbuhkan empati dan simpati bagi kita sebagai pendidik. Dengan simpati dan empati kita dapat merasakan apa yang peserta didik alami, dan kita dapat mengidentifikasi permasalahan dengan bijaksana, sehingga dalam pengambilan keputusan kita dapat menggiring murid menciptakan terobosan yang inifatif dan kreatif sebagai alternatif solusi dalam setiap pengambilan keputusan. Sebagai pemimpin pembelajaran setiap keputusan harus berpihak pada murid, berbasis etika dan nilai kebajikan dengan memetakan 4 paradigma dilema etika yaitu individu vs masyarakat, rasa keadilan vs rasa kasihan, kebenaran vs kesetiaan dan jangka pendek vs jangka panjang. Pengambilan keputusan juga berpegang pada 3 prinsip pengambilan keputusan yaitu prinsip berbasis hasil akhir, prinsip berbasis peraturan, dan prinsip berbasis rasa peduli. Serta dipadukan dengan 9 langkah pengambilan keputusan. Sembilan keputusan tersebut yaitu:

  • Mengenali nilai-nilai yang saling bertentangan
  • Menentukan siapa saja yang terlibat
  • Mengumpulkan fakta-fakta yang relevan
  • Pengujian benar atau salah yang didalamnya terdapat uji legal, uji regulasi, uji intuisi, uji halaman depan koran, uji keputusan panutan/idola
  • Pengujian paradigma benar lawan benar
  • Prinsip Pengambilan Keputusan
  • Investigasi Opsi Trilemma
  • Buat Keputusan
  • Tinjau lagi keputusan Anda dan refleksikan

Pembahasan studi kasus yang fokus pada masalah moral atau etika akan semakin mengasah empati dan simpati seorang pendidik. Empati dan simpati yang terlatih akan mampu mengidentifikasi dan memetakan paradigma dilema etika agar pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran lebih bijak. Tentu saja rasa empati dan pengelolaan diri dengan kesadaran penuh (Mindfulness) akan sangat berpengaruh dalam pengambilan keputusan tersebut. Selain itu pembahasan studi kasus yang fokus pada masalah moral atau etika juga dapat melatih ketajaman dan ketepatan dalam pengambilan keputusan, sehingga dapat dengan jelas membedakan antara dilemma etika ataukah bujukan moral. Keputusan yang diambil akan semakin akurat dan menjadi keputusan yang dapat mengakomodir kebutuhan murid dan menciptakan keselamatan dan kebahagian semua pihak berdasarkan nilai-nilai kebenaran dan kebajikan.

Keputusan yang kita ambil akan berdampak pada imlementasi pembelajaran dan mempengaruhi situasi di sekolah. Setiap keputusan yang kita ambil harus tepat dan bijak berlandaskan nilai-nilai kebajikan, keteladanan, bijaksana dan tidak melanggar norma. Dengan landasan tersebut kita dapat menciptakan lingkungan yang positif, kondusif, aman dan nyaman.Sehingga murid-murid dapat belajar dengan baik dan dapat mengembangkan kompetensinya. Terwujudnya murid yang Bahagia, cerdas dan berkarakter.

Pengambilan keputusan berlandaskan tiga prinsip penyelesaian dilema, mana yang akan dipakai apakah Berpikir Berbasis Hasil Akhir (Ends-Based Thinking), Berpikir Berbasis Peraturan (Rule-Based Thinking) ataukah Berpikir Berbasis Rasa Peduli (Care-Based Thinking). Semua tergantung situasi dan kondisi yang ada. Namun setiap keputusan pasti ada resiko, pro dan kontra, hal ini menjadi salah satu tantangan. Tantangan yang saya hadapi dalam pengambilan keputusan terhadap kasus – kasus dilemma etika adalah tidak dapat memuaskan semua pihak sehingga ini merupakan satu ganjalan bagi saya. Namun 9 langkah pengambilan keputusan yang saya coba lakukan dapat meminimalkan perasaan tidak nyaman dan keputusan yang saya ambil dapat diterima oleh semua pihak.

Pengaruh pengambilan keputusan yang kita ambil dengan pengajaran memerdekakan murid - murid kita adalah merdeka belajar. Merdeka belajar artinya murid bebas mencapai kesusksesan, kebahagiaan sesuai minat dan potensinya tanpa ada paksaan dan tekanan dari pihak manapun. Hal ini diharapkan murid-murid akan sukses dengan bidangnya masing-masing, bahagia karena sesuai dengan apa yang diinginkannya dan bertanggungjawab akan apa yang menjadi pilihannya. Dengan kata lain semua pengambilan keputusan harus berpihak pada murid, dan guru berfungsi untuk memfasilitasi, memoles bakat dan minat yang sudah ada. Proses pembelajaran di kelas, guru menyampaikan pembelajaran berdiferensiasi hal ini merupakan satu contoh keputusan yang berpihak pada murid. Menerapkan secara eksplisit maupun implisit KSE adalah wujud nyata untuk memfasilitasi dan mengasah keterampilan social smosional murid-murid kita.

Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya bahwa setiap pengambilan keputusan akan membawa dampak baik jangka pendek VS jangka panjang bagi murid-murid. Semua akan terekam dalam memori dan akan menjadi role model bagaimana kelak murid -murid berpikir dan berpijak. Bagaimana dia mengambil keputusan di masyarakat dikemudian hari. Pengambilan keputusan bagi seorang pendidik harus keputusan yang tepat, benar dan bijak melalui pengujian benar salah menggunakan lima uji yaitu uji legal, uji regulasi, uji instuisi, uji publikasi dan uji panutan atau uji idola akan menjadikan pengambilan keputusan kita akurat dan teruji sehingga tidak menyesatkan murid-murid.

Kesimpulan akhir yang saya peroleh dari pembelajatana materi ini dan keterkaitannya dengan modul sebelumnya adalah pengambilan keputusan adalah suatu kompetensi atau skill yang harus dimiiki oleh guru dan harus berlandaskan kepada filosofi Ki Hajar Dewantara yang dikaitkan sebagai pemimpin pembelajaran. Secara sadar keputusan itu akan mewarnai pola pikir dan karakter bagi murid-murid. Sekolah sebagai Lembaga yang melakukan proses transfer ilmu dan karakter selalu memberikan pelayanan kepada murid-murid tentu saja banyak pengambilan keputusan yang mewarnai kebijakan-kebijakan sekolah. Guru sebagai pemimpin pembelajaran secara sadar mengambil keputusan bijak, dengan mengedepankan regulasi kesepakatan kelas, keyakinan kelas untuk mewujudkan karakter dan budaya positif dalam kelas. Pengambilan keputusan harus bertujuan mewujudkan budaya positif dan menggunakan alur BAGJA yang akan mengantarkan pada lingkungan yang positif, kondusif, aman dan nyaman (well being). Suasana tersebut akan berdampak melejitkan kompetensi baik itu pendidik maupun murid. Dalam pengambilan keputusan seorang guru harus memiliki kesadaran penuh (mindfullness) untuk menghantarkan muridnya. Murid yang cerdas dan berkarakter, menuju profil pelajar Pancasila sesuai harapan kita semua. Dalam perjalanannya menuju profil pelajar pancasila, ada banyak dilema etika dan bujukan moral sehingga diperlukan panduan sembilan langkan pengambilan keputusan dan pengujian keputusan untuk memutuskan dan memecahkan suatu masalah agar keputusan tersebut berpihak kepada murid demi terwujudnya merdeka belajar. Pembelajaran diferensiasi merupakan salah satu bentuk merdeka belajar, karena dengan pembelajaran berdiferensiasi maka kebutuhan murid terpenuhi sesuai bakat, minat dan kecenderungan gaya belajarnya. Pembelajaran kokulikuler juga salah satu implementasi untuk mewujudkan karakter pelajar Pancasila. Berbagai tema dan dimensi yang disiapkan memungkinkan murid terbiasa dengan nilai-nilai positif dan pada akhirnya menjadi pembiasaan.

Yang saya fahami dari konsep-konsep modul ini adalah ada 4 paradigma pengambilan keputusan

  • Individu lawan masyarakat
  • kebenaran lawan kesetiaan
  • keadilan VS belas kasihan
  • Jangka Pendek VS jangka panjang

Ada 3 prinsip mengambil keputusan

  • berfikir berbasis akhir
  • berfikir berbasi aturan
  • berfikir berbasi rasa peduli

Ada 9 tahapaan pengambilan dan pengujian keputusan

  • Mengenali bahwa ada nilai-nilai yang salingbertentangan
  • Menentukan siapa yang terlibat dalam situasi ini
  • Mengumpulkan fakta-fakta yang relevan dalam situasi ini
  • Pengujian benar atau salah (uji legal, uji regulias, uji instuisi, uji publikasi, uji panutan/idola)
  • Pengujian paradigma benar atau salah
  • Prinsip pengambilan keputusan
  • Investigasi tri lema
  • Buat keputusan
  • Meninjau kembali keputusan dan refleksikan

  1. Bagaimana nilai-nilai yang tertanam dalam diri kita, berpengaruh kepada prinsip-prinsip yang kita ambil dalam pengambilan suatu keputusan?

Nilai-nilai yang tertanam dalam diri kita membentuk pandangan hidup, mempengaruhi cara kita menilai situasi, dan menentukan prioritas. Ketika menghadapi pengambilan keputusan, nilai-nilai ini menjadi dasar yang menuntun kita untuk memilih tindakan yang sesuai dengan keyakinan dan prinsip moral kita. Sebagai contoh, seseorang yang menghargai keadilan akan cenderung membuat keputusan yang memperhatikan keadilan bagi semua pihak. Nilai-nilai tersebut juga membantu menjaga konsistensi dan integritas dalam setiap keputusan yang diambil, menjadikannya sejalan dengan identitas dan tujuan jangka panjang kita.

  1. Bagaimana materi pengambilan keputusan berkaitan dengan kegiatan ‘coaching’ (bimbingan) yang diberikan pendamping atau fasilitator dalam perjalanan proses pembelajaran kita, terutama dalam pengujian pengambilan keputusan yang telah kita ambil? Apakah pengambilan keputusan tersebut telah efektif, masihkah ada pertanyaan-pertanyaan dalam diri kita atas pengambilan keputusan tersebut? Hal-hal ini tentunya bisa dibantu oleh sesi coaching yang telah dibahas pada sebelumnya.

Materi pengambilan keputusan memberi alat untuk menganalisis dan mengevaluasi pilihan,        sementara coaching menambah perspektif dan opsi lain. Coaching juga membuat keputusan lebih efektif dengan mengatasi masalah yang mungkin tak terlihat. Konsep percakapan TIRTA bisa digunakan bersama 9 langkah pengujian keputusan. Dukungan dari Fasilitator dan Pengajar Praktik sangat membantu saya dalam melatih dan mengevaluasi keputusan.

  1. Bagaimana kemampuan guru dalam mengelola dan menyadari aspek sosial emosionalnya akan berpengaruh terhadap pengambilan suatu keputusan khususnya masalah dilema etika?

Kemampuan guru dalam mengelola dan menyadari aspek sosial emosionalnya berperan penting dalam pengambilan keputusan, terutama ketika dihadapkan pada dilema etika. Penguasaan emosi membantu guru tetap tenang dan obyektif, sehingga dapat mempertimbangkan berbagai sudut pandang secara adil. Kesadaran sosial emosional juga memungkinkan guru untuk lebih peka terhadap dampak keputusan mereka terhadap orang lain, serta memastikan bahwa keputusan yang diambil sesuai dengan nilai-nilai moral dan etika yang dijunjung. Hal ini sangat penting untuk menjaga integritas dan kepercayaan dalam lingkungan pendidikan.

  1. Bagaimana pembahasan studi kasus yang fokus pada masalah moral atau etika kembali kepada nilai-nilai yang dianut seorang pendidik?

Pembahasan studi kasus moral atau etika menuntun pendidik kembali ke nilai-nilai pribadi untuk memastikan keputusan berintegritas dan adil.

  1. Bagaimana pengambilan keputusan yang tepat, tentunya berdampak pada terciptanya lingkungan yang positif, kondusif, aman dan nyaman.

Pengambilan keputusan yang tepat mempertimbangkan kepentingan semua pihak, menciptakan keadilan dan rasa dihargai. Ini mendorong terciptanya lingkungan yang positif, kondusif, aman, dan nyaman, di mana setiap individu merasa dihormati dan didukung. Yang terpenting pengambilan keputusan harus berdasarkan keberpihakan pada murid dengan menerapkan nilai-nilai kebajikan universal.

  1. Apakah tantangan-tantangan di lingkungan Anda untuk dapat menjalankan pengambilan keputusan terhadap kasus-kasus dilema etika ini? Adakah kaitannya dengan perubahan paradigma di lingkungan Anda?

Tantangan dalam pengambilan keputusan terhadap dilema etika di lingkungan saya termasuk adanya perbedaan nilai, tekanan sosial, dan kurangnya kesadaran etis. Perubahan paradigma sering kali memperburuk tantangan ini, karena mengharuskan adaptasi terhadap nilai-nilai baru yang mungkin bertentangan dengan prinsip lama. Ini menciptakan ketidakpastian dalam memutuskan langkah yang benar, terutama ketika norma-norma baru belum sepenuhnya diterima atau dipahami oleh semua pihak.

  1. Apakah pengaruh pengambilan keputusan yang kita ambil ini dengan pengajaran yang memerdekakan murid-murid kita? Bagaimana kita memutuskan pembelajaran yang tepat untuk potensi murid kita yang berbeda-beda?

Keputusan yang tepat dalam pengajaran memerdekakan murid dengan memberi ruang pada potensi unik mereka. Memilih pembelajaran yang sesuai didasarkan pada pemahaman mendalam terhadap kebutuhan, minat, dan kemampuan setiap murid.

  1. Bagaimana seorang pemimpin pembelajaran dalam mengambil keputusan dapat mempengaruhi kehidupan atau masa depan murid-muridnya?

Seorang pemimpin pembelajaran yang bijak dalam mengambil keputusan dapat membentuk masa depan murid dengan menciptakan peluang belajar yang relevan, menginspirasi aspirasi tinggi, dan menanamkan nilai-nilai positif. Keputusan yang diambil dapat memengaruhi perkembangan karakter, keterampilan, dan keyakinan diri murid, yang semuanya berdampak pada kesuksesan mereka di masa depan.

  1. Apakah kesimpulan akhir  yang dapat Anda tarik dari pembelajaran modul materi ini dan keterkaitannya dengan modul-modul sebelumnya?

Pengambilan keputusan oleh pemimpin pembelajaran didasarkan pada tiga hal: berpihak pada murid, nilai-nilai kebajikan, dan tanggung jawab, sesuai dengan filosofi Ki Hadjar Dewantara. Untuk menyajikan pengajaran yang memerdekakan, keputusan selalu mengutamakan kepentingan murid. Kesadaran sosial-emosional dan mindfulness membantu menghasilkan keputusan yang efektif dan bertanggung jawab. Keterampilan coaching dengan pertanyaan berbobot membantu memperkirakan hasil atau menghasilkan opsi-opsi yang baik dalam pengambilan keputusan.

  1. Sejauh mana pemahaman Anda tentang konsep-konsep yang telah Anda pelajari di modul ini, yaitu: dilema etika dan bujukan moral, 4 paradigma pengambilan keputusan, 3 prinsip pengambilan keputusan, dan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan. Adakah hal-hal yang menurut Anda di luar dugaan?

Pemahaman saya tentang konsep-konsep ini mencakup bagaimana dilema etika dan bujukan moral mempengaruhi keputusan, berbagai paradigma dan prinsip pengambilan keputusan, serta langkah-langkah pengujian keputusan. Hal yang mengejutkan adalah kompleksitas dan kedalaman interaksi antara nilai-nilai pribadi dan keputusan yang diambil dalam konteks yang berbeda.

  1. Sebelum mempelajari modul ini, pernahkah Anda menerapkan pengambilan keputusan sebagai pemimpin dalam situasi moral dilema? Bilamana pernah, apa bedanya dengan apa yang Anda pelajari di modul ini?

Sebelum mempelajari modul ini, saya pernah menghadapi dilema moral dalam pengambilan keputusan tetapi kurang terstruktur. Modul ini memperkenalkan kerangka kerja yang lebih sistematis dan prinsip-prinsip yang jelas, membantu saya membuat keputusan lebih objektif dan terinformasi.

  1. Bagaimana dampak mempelajari konsep  ini buat Anda, perubahan  apa yang terjadi pada cara Anda dalam mengambil keputusan sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran modul ini?

Mempelajari konsep ini meningkatkan kemampuan saya dalam membuat keputusan dengan lebih terstruktur dan berbasis prinsip. Sebelumnya, keputusan seringkali didasarkan pada intuisi, sedangkan kini saya lebih mengutamakan analisis dan pertimbangan etis yang mendalam.

  1. Seberapa penting mempelajari topik modul ini bagi Anda sebagai seorang individu dan Anda sebagai seorang pemimpin?
Mempelajari topik ini penting bagi saya sebagai individu karena meningkatkan pemahaman etis dan keterampilan pengambilan keputusan. Sebagai pemimpin, ini penting untuk membuat keputusan yang adil, terinformasi, dan berdampak positif bagi lingkungan.

Hal-hal yang menurut saya diluar dugaan adalah ternyata dalam pengambilan keputusan bukan hanya berdasarkan sesuai pemikiran saja namun perlu melihat 4 paradigma, 3 prinsip dan melakukan 9 langkah pengujian pengambilan keputusan. Selama ini saya berpikir terlalu cepat dan reaktif sehingga keputusan yang saya ambil perlu ditinjau kembali agar tidak merugikan banyak orang, selain itupun dalam mengambil keputusan harus memiliki nilai-nilai kebajikan. Sebelum mempelajari modul ini saya pernah mengambil keputusan dengan situasi dilema etika, dimana adanya kecenderungan untuk terburu-buru dalam menagmbil keputusan, namun ketika mengikuti langkah-langkah dalam pengambilan keputusan.

Penulis IKA GANJAR ROSMIKA

 CGP Angkatan 11

SMKN 1 SETU

Kamis, 21 Januari 2021

PPKN KELAS 12 (22 Januari 2021)

Strategi Indonesia dalan menyelesaikan Ancaman Terhadap Negara Hal 179-183

Apa yg dilakukan TNI/Polri/AU/AD/AL serta Masyarakat dalam Strategi Penyelesaian Indonesia Terhadap Ancaman Negara

Referensi Dari Koran/ majalah/Internet Tulis di Buku

Contoh minimal 5 Kasus

Kirim ke email ikaganjarr@mail.com

Senin, 18 Januari 2021

PPKN Kelas 10 TO

 Assalammu'Alaikum

Apa kabar?semoga semua dalam keadaan sehat...Aamiin

Tugas Hari ini

1. Mengenai Kebhinnekaan Bangsa Indonesia

Buat Video sambung menyambung sesama siswa dlm 1 kelas mininal 5-10 orang sehingga dlm 1 kelas Maksimal 4 video.

Misalkan= lagu = maju tak gentar

1. Maju tak gentar dinyanyikan iwan

2. Membela yang Benar Dinyanyikan Marsha

Dan seterusnya sambung menyambung sehingga menjadi satu video lagu kebangsaan...

Kirim Video tersebut serta nama kelompoknya ke 081934199509




Kamis, 19 November 2020

PPKN UH Kelas 12 (20 November 2020)

 Assalmmu'Alaikum wr.wb

Link

https://forms.gle/J217Uh82ShBfi3VW8

Jaga kesehatan dan selalu memakai masker dan taat protokol kesehatan

Selamat mengerjakan

PPKN UH kelas 11 (20 November 2020)

 Asalammu'alaikum wr.wb

Link untuk kelas 11

https://forms.gle/xQcZH6mbVCEM6bC1A


Selamat mengerjakan..jaga kesehatan dan selalu memakai protokol kesehatan.

Kamis, 12 November 2020

PPKN kelas 11 dan 12 (12 Nov 2020)

Assalammu'Alaikum Wr.Wb.

 untuk ulangan PPKN dilaksanakan di hari jumat tgl 20 nov 2020 untuk besok pelajari Bab 4 dan 5

Jaga kesehatan jangan lupa Memakai Masker, Mencuci tangan dan menjaga jarak...terima kasih

Senin, 09 November 2020

ULANGAN PPKN KLS 10 (10 NOV 2020) PKL 09:00

 Link :https://forms.gle/tagXzjzuCbWFePQn9

Selamat mengerjakan...jg kesehatan 

Apabila tidak ada kelasnya di nama saja

Contoh: ika (10 TOF)

Minggu, 08 November 2020

PPKN Kelas 10 (Senin 9 Nov 2020)

 untuk besok ulangan mengenai otonomi daerah dan desentralisasi

Tetap jaga kesehatan, lakukan memakai masker, memcuci tangan dan menjaga jarak 

Kamis, 22 Oktober 2020

PPKN kelas 10 (23 Oktober 2020)

 Pelajari buku paket Bab 4-5...kemudian jawab pertanyaan dibawah ini....waktu kalian sampai pukul 14:00...kirim ke WA saya.....apabila mendapatkan balasan dengan tanda👍Berarti nilai kalian sudah masuk...selamat mengerjakan jaga kesehatan dan gunakan protokol kesehatan

1. Bagaimana pelaksanaan Otonomi di daerah kalian saat ini serta Pelaksaan di Indonesia secara menyeluruh?

2.Bagaimana Upay yang dapat dilakukan untuk menggerakan partisipasi Masyarakat dalam pelaksanaan otonomi daerah?

3. Apa yang akan terjadi jika masyarakat tidak ikut serta dalam pelaksanaan Otonomi daerah?

4. Mengapa saat ini banyak sekali kepala daerah yang tersangkut kasus Korupsi di daerahnya apa penyebabnya

5. Sebutkan minimal 3 dampak positif dan negatif pelaksanaan otonomi daerah di indonesia

PPKN Kelas 11 (23 Oktober 2020)

  Pelajari buku paket Bab 4-5 ...kemudian jawab pertanyaan dibawah ini....waktu kalian sampai pukul 12:00...kirim ke WA saya.....apabila mendapatkan balasan dengan tanda👍Berarti nilai kalian sudah masuk...selamat mengerjakan dan jagalah kesehatan serta gunakan protokol kesehatan

1. Rumuskanlah Definisi Hubungan Internasional menutur pendapatmu

2 Jelaskan manfaat Hubungan Internasional dalam bidang Ideologi, Politik, ekonomi, Sosial Budaya serta pertahanan dan keamanan

PPKN kelas 12 (23 Oktober 2020)

  Pelajari buku paket Bab 4-5...kemudian jawab pertanyaan dibawah ini....waktu kalian sampai pukul 14:00...kirim ke WA saya.....apabila mendapatkan balasan dengan tanda👍Berarti nilai kalian sudah masuk...selamat mengerjakan

Jaga kesehatan serta gunakan protokol kesehatan.

Apa yang terjadi apabila kalian melihat sekelompok teman kalian dalam 1 sekolah melakukan Tauran pelajaran....

1. Apa yang akan kalian lakukan? Baik sebagai teman, Pelajar serta kewajiban sebagai warga negara? Berikan minimal 2 

2. Menurut kalian Faktor apa sajakah yang dapat memicu terjadinya Tauran pelajar?Berikan minimal 2

3. Bagaimanakan tidakan pencegahan yang dilakukan menurut pendapat kalian? Minimal 3

4. Apa saja bentuk alternatif dalam penyelesaian kasus tersebut?


Jumat, 16 Oktober 2020

Tugas Berakhir

 Asalammu'Alaikum Wr.Wb.

Alhamdulillah tugas sudah selesai untuk waktunya sdh berakhir...bagi yg sdh mengerjakan tugas selamat nilainya sdh masuk...tunggu tugas selanjutnya pada hari selasa baik kelas 10,11 dan 12

Tugas yg diberi tanda👍 berarti sdh masuk nilai

Soal untuk semua kelas 10,11 dan 12

1. Jelaskan dan Berikan minimal 2 contoh Aplikasi dari materi BAB IV dan V yang ada dibuku Paket kalian.

Contoh 

1. Desentralisasi adalah Sesuatu Hal yang terlepas dari pusat

Contoh Republik Indonesia, dalam menjalankan pemerintahan, Indonesia menerapkan sistem Desentralisasi yang diimplementasikan dalam bentuk otonomi daerah

Tugas ditulis di buku dan di kirim ke WA ditunggu pada pukul 07:00 Wib pada hari sabtu tgl 17 Oktober 2020. Terima Kasih




Kamis, 15 Oktober 2020

PPKN kelas 10,11 dan 12

Pelajari modul PPKN Bab IV dan V Baik Kelas 10,11 dan 12....Tugas selanjutnya akan di shear pada pukul 11:00 - 16:00...Jaga kesehatan dan tetap dirumah serta apabila keluar rumah gunakan protokol kesehatan....tidak ada siswa SMKN 1 SETU mengikuti kegiatan yg melanggar tata tertib sekolah...demikian dan terima kasih.

NB. Pelajari dan tunggu tugas selanjutnya antara pukul 11-16:00 WIB....waktu penyerahan nilai nanti singkat...sehingga kalian harus selalu stay at home....salam sayang untuk kalian yg selalu melakukan hal yg Positif❤

Kamis, 24 September 2020

PTS PPKN Kelas 12 (25 september 2020) waktu 07:00

 PILIHAN GANDA kelas 12


1. Sikap yang dapat ditunjukkan sebagai bentuk pengamalan alinea pertama pembukaan UUD Negara RI Tahun 1945 adalah Rakyat Indonesia ....

A.menentang adanya penjajahan dalam segala bentuk

B.mendukung invasi negara maju ke negara berkembang

C.mendukung kemerdekaan bangsa dalam wilayah yang sama

D.tunduk dan taat terhadap negara yang berjasa kepada Negara Indonesia

E.menolak terjadinya dominasi asing ke Negara Kesatuan Republik Indonesia


2. Sebagai sumber nilai, Pancasila memiliki makna ....

A. sumber moral bermasyarakat, berbangsa dan bernegara

B. nilai-nilai setiap sila mengikat masyarakat tertentu

C. menjadi sumber yang harus dikembangkan

D. nilai-nilai pancasila dapat berubah-ubah

E. tiap-tiap nilai diyakini kebenarannya


3. Suatu ideologi bersumber dari nilai-nilai riil yang hidup dalam masyarakat . Dalam hal ini berarti bahwa ideologi memiliki dimensi .…

A. realitas

B. idealis

C. fleksibilitas

D. fragmatis

E. teoritis


4. Salah satu kewenangan Pengadilan Tinggi adalah ....

A. memutus sengketa kewenangan mengadili antara dua pengadilan negeri yang berkedudukan di daerah hukumnya 

B. memutus sengketa kewenangan mengadili antara dua pengadilan negeri yang masing-masing berbeda wilayah hukumnya 

C. memeriksa sengketa kewenangan mengadili antara satu lingkungan pengadilan dengan pengadilan di lingkungan pengadilan lain

D. memutus perkara tindak pidana sebelum terjadi sengketa kewenangan mengadili antara dua pengadilan negeri 

E. memutuskan perkara setelah menetapkan lembaga pengadilan yang berwenang memeriksa perkara tersebut

5. Makna yang terkandung dalam Sila Persatuan Indonesia adalah ....

A. mengakui hakikat adil berupa pemenuhan segala sesuatu yang berhubungan dengan hak dalam hubungan hidup kemanusiaan

B. menjunjung dan mengakui adanya rakyat yang meliputi keseluruhan jumlah semua orang warga dalam lingkungan daerah atau negara tertentu yang segala sesuatunya berasal dari rakyat dilaksanakan oleh rakyat dan diperuntukkan untuk rakyat

C. berupa pengakuan terhadap hakikat satu yang secara mutlak tidak dapat dibagi sehingga seluruhnya merupakan suatu keseluruhan dan keutuhan

D. manusia memiliki hakikat pribadi yang  monopluralis terdiri atas susunan kodrat jiwa raga, serta berkedudukan sebagai makhluk pribadi yang berdiri sendiri dan makhluk Tuhan Yang Maha Esa

E. menunjukkan bahwa Tuhan adalah sebab pertama dari segala sesuatu, Yang Maha Esa, dan segala sesuatu bergantung kepada-Nya


6. Pancasila sebagai Dasar Negara Indonesia memiliki arti….

A. merupakan pedoman dan pegangan dalam pembangunan bangsa dan negara

B. sebagai dasar untuk mengatur pemerintahan dan penyelenggaraan negara

C. kesepakatan yang dihasilkan oleh pendiri Negara Indonesia

D. jatidiri bangsa Indonesia bersifat khusus, otentik dan orisinil yang membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa lain

E. merupakan kesepakatan pendahulu Bangsa Indonesia


7. Pengadilan Tinggi memiliki peran khusus dalam hal memeriksa dan memutus perkara di tingkat ….

A. pertama

B. banding

C. kasasi

D. grasi

E. amnesti


8. Tindakan korupsi merupakan pelanggaran HAM yang seharusnya tidak perlu terjadi apabila setiap orang memahami pentingnya HAM. Oleh karena itu, pentingnya upaya penghormatan, perlindungan dan peneggakkan HAM dilaksanakan dalam rangka .…

A. melindungi kelompok mayoritas

B. mencegah perlakuan diskriminatif 

C. menjaga persatuan dan kesatuan bangsa

D. mendukung kelompok minoritas yang berkuasa

E. menjaga supremasi hukum dan ketertiban masyarakat


9. Tujuan utama dijalinnya hubungan internasional antar bangsa adalah ....

A. kekhawatiran terancam kelangsungan hidup suatu negara

B. tidak satupun bangsa di dunia mampu hidup sendiri

C. untuk membangun komunikasi lintas bangsa dan negara

D. mewujudkan kehidupan dunia  yang damai dan sejahtera

E. menyelesaikan masalah internasional


10. Undang-undang yang mengatur tentang Hak Asasi Manusia di Indonesia 

adalah ….

A. Undang-undang No. 36 tahun 1999

B. Undang-undang No. 37 tahun 1999

C. Undang-undang No. 38 tahun 1999

D. Undang-undang No. 39 tahun 1999

E. Undang-undang No. 40 tahun 1999


11. Pada tanggal 7 september 2004 aktivis HAM tewas dalam perjalanan udara dari Jakarta ke Amsterdam. Menurut perkembangan penyelidikan Munir tewas akibat racun arsenic dengan kadar tinggi sehingga dapat menimbulkan kematian. Pengadilan yang sesuai untuk mengadili kasus Munir adalah ....

A. Pengadilan Militer

B. Pengadilan Agama 

C. Pengadilan HAM Ad Hoc

D. Pengadilan Umum 

E. Pengadilan HAM





12. Hubungan dan kerja sama internasional timbul karena adanya saling ketergantungan dan membutuhkan antarbangsa. Arti penting kerja sama internasional tersebut adalah ....

A. memenuhi keperluan hidup yang tidak bisa dipenuhi sendiri

B. menciptakan persekutuan hidup bangsa dalam satu kawasan

C. menciptakan pasar besar bersama dalam globalisasi ekonomi

D. mengembangkan ideologi yang dapat diterima semua bangsa

E. memperoleh pinjaman saat mengalami krisis ekonomi


13. Asas hukum internasional yang menyatakan bahwa seseorang diikuti oleh hukum negaranya dimanapun dia berada disebut  asas ....

A. teritorial

B. kebangsaan

C. kepentingan umum

D. kesatuan

E. otoritas


14. Pentingnya semangat kebangsaan/nasionalisme dalam menghadapi pengaruh negatif dari luar negeri adalah ….

A. mengklaim bahwa budaya luar pasti lebih buruk dari budaya sendiri

B. merubah pemahaman pengaruh negatif menjadi hal yang positif 

C. menentang seluruh budaya luar karena hanya membawa dampak negatif 

D. menyaring pengaruh asing yang tidak sesuai dengan budaya kita

E. memelihara dan mempertahankan sikap chauvinisme negara sendiri


15. Perilaku yang mencerminkan upaya anti diskriminasi tanpak pada pernyataan....

A. masyarkat suku adat tidak mengizinkan anggotanya keluar dari wilayah adatnya dan tidak mengizinkan orang lain memasuki wilayahnya

B. laki-laki dan perempuan memiliki kesamaan hak untuk bekerja di perusahan milik negara ataupun perusahaan swasta

C. lembaga hukum menindak tegas pelaku pencurian sandal jepit, sementara kurang tegas dalam menindak para koruptor

D. masyarakt berparisipasi dalam pemilu dengan mengutamakan pemimpin yang bersal dari golongan sendiri

E. ujian calon pegawai negeri sipil dilakukan menggunakan sistem CAT agar hasilnya langsung diketahui


16. Sikap menghargai dan menghormati sangat penting untuk meminimalisir ancaman berbasis sara. Contoh perbuatan yang menujukan penghormatan dan penghargaan atas keberagaman adalah....

A. tidak mengganggu orang lain yang sedang melakukan ibadah

B. memaafkan kesalahan yang dilakukan teman yang berbeda agama

C. mematuhi segala peraturan perundangan di Indonesia 

D. memaafkan kesalahn yang diperbuat saudara sebangsa dan seagama

E. berusaha meningkatkan keimanan sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.








17. Pemerintahan yang demokratis pada hakikatnya adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Agar terlaksananya pemerintahan yang berorientasi pada kepentingan rakyat, maka  salah satu cara yang dapat dilakukan oleh pemerintah adalah ....

A. melaksanakan hanya yang menjadi program pemerintah saja

B. bersama masyarakat bersinergi dalam mencapai tujuan  pemerintah

C. tidak mendengarkan apa yang menjadi keluhan dan keinginan masyarakat

D. mengedepankan kerjasama demi tercapainya tujuan dan cita-cita pemerintah

E. melaksanakan program pro kerakyatan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat


18. Bhinneka Tunggal Ika dapat menjadi instrumen mewujudkan persatuan dan kesatuan. Hal tersebut karena Bhinneka Tunggal Ika ....

A. mampu menghadapi tantangan zaman 

B. memuat nilai historis terkait perbedaan kerajan-kerajan di nusantara

C. dibuat oleh para cendikiawan untuk mewujudkan Indonesia merdeka

D. mempunyai nilai filosofis untuk menyatukan bangsa Indonesia

E. hanya dimiliki dan di yakini oleh bangsa Indonesia


19. Pungutan liar sering meresahkan masyarakat, sudah selayaknya pemerintah mengambil tindakan. Upaya pemerintah dalam menegakkan keadilan berkaitan dengan masalah tersebut adalah ....

A. membentuk satuan tugas untuk memberantas perilaku pungli

B. melakukan penyitaanseluruh kekayaan dari oknum yang terlibat

C. mengadakan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih hati-hati 

D. menginventarisir berbagai kasus tindak pidana masyarakat

E. menghargai tindakan masyarakat yang melapor ke kepolisian


20. Salah satu bentuk pengamalan yang terkandung dari pokok pikiran ke-3 Pembukaan UUD Negara RI Tahun 1945adalah ....

a. tidak melakukan diskriminasi dengan bersikap merendahkan harkat orang lain

b. mendukung terwujudnya sistem pemerintahan negara berdasarkan kedaulatan rakyat 

c. keteguhan bangsa Indonesia dalam membela kemerdekaan melawan penjajah dalam segala bentuk

d. belajar dengan tekun sebagai dukungan untuk terwujudnya tujuan negara, mencerdaskan kehidupan bangsa

e. memahami bahwa kemerdekaan bukanlah akhir perjuangan, tetapi harus di isi dengan mewujudkan negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur


untuk jawaban kirim ke email saya ikaganjarr@gmail.com tidak via WA apabila ada kesulitan silahkan menghubungi walas atau teman dlm pengirimannya....soal dan jawaban di tulis di buku lalu kirim ke email saya...terima kasih


PTS PPKN kelas 11 (25 September 2020) waktu 07:00

 pilihan ganda kelas 11


1. Negara Indonesia pernah menerapkan tiga konstitusi yaitu UUD 1945, Konstitusi Republik Indonesia Serikat  (KRIS) dan Undang-Undang Dasar Sementara (UUDS). Masa berlakunya UUD 1945 periode pertama adalah ….

A. tahun 1945 sampai dengan tahun 1949

B. tahun 1949 sampai dengan tahun 1950

C. tahun 1949 sampai dengan tahun 1959

D. tahun 1950 sampai dengan tahun 1959

E. tahun 1959 sampai dengan sekarang


2. Sikap yang dapat ditunjukkan sebagai bentuk pengamalan alinea pertama pembukaan UUD Negara RI Tahun 1945 adalah Rakyat Indonesia ....

A. menentang adanya penjajahan dalam segala bentuk

B. mendukung invasi negara maju ke negara berkembang

C. mendukung kemerdekaan bangsa dalam wilayah yang sama

D. tunduk dan taat terhadap negara yang berjasa kepada Negara Indonesia

E. menolak terjadinya dominasi asing ke Negara Kesatuan Republik Indonesia



3. Sebagai sumber nilai, Pancasila memiliki makna ....

A. sumber moral bermasyarakat, berbangsa dan bernegara

B. nilai-nilai setiap sila mengikat masyarakat tertentu

C. menjadi sumber yang harus dikembangkan

D. nilai-nilai pancasila dapat berubah-ubah

E. tiap-tiap nilai di yakini kebenarannya



4. Makna yang terkandung dalam Sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia  adalah ....

A. mengakui hakikat adil berupa pemenuhan segala sesuatu yang berhubungan dengan hak dalam hubungan hidup kemanusiaan

B. menjunjung dan mengakui adanya rakyat yang meliputi keseluruhan jumlah semua orang warga dalam lingkungan daerah atau negara tertentu yang segala sesuatunya berasal dari rakyat dilaksnakan oleh rakyat dan diperuntukkan untuk rakyat

C. berupa pengakuan terhadap hakikat satu yang secara mutlak tidak dapat dibagi sehingga seluruhnya merupakan suatu keseluruhan dan keutuhan

D. manusia memiliki hakikat pribadi yang  monopluralis terdiri atas susunan kodrat jiwa raga, serta berkedudukan sebagai makhluk pribadi yang berdiri sendiri dan makhluk Tuhan Yang Maha Esa

E. menunjukkan bahwa Tuhan adalah sebab pertama dari segala sesuatu, Yang Maha Esa, dan segala sesuatu bergantung kepada-Nya


5. Pancasila sebagai kepribadian Bangsa Indonesia memiliki arti….

A. merupakan pedoman dan pegangan dalam pembangunan bangsa dan negara

B. sebagai dasar untuk mengatur pemerintahan dan penyelenggaraan negara

C. kesepakatan yang dihasilkan oleh pendiri Negara Indonesia

D. Jatidiri Bangsa Indonesia bersifat khusus, otentik dan orisinil yang membedakan Bangsa Indonesia dengan bangsa lain

E. merupakan kaidah negara yang fundamental



6. Pelanggaran HAM yang berbentuk kejahatan seperti penganiayaan, mencemarkan nama baik atau pemukulan seharusnya tidak perlu terjadi apabila setiap orang sudah mengerti tentang HAM. Berdasarkan hal tersebut di atas, diperlukan upaya untuk memahami pentingnya penghormatan, perlindungan dan penegakan HAM, dalam rangka .…

A. melindungi hak-hak minoritas warga negara

B. mendukung hak-hak mayoritas warga negara

C. menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat

D. melindungi hak setiap orang didalam masyarakat

E. memajukan pergaulan dalam hubungan Internasional


7. Asas hukum internasional yang menyatakan bahwa negara berkuasa atas segala  yang  ada di  wilayahnya disebut  asas ....

A. teritorial

B. kebangsaan

C. kepentingan umum

D. kesatuan

E. otoritas

8. Pada tanggal 7 Sptember 2004 aktivis HAM tewas dalam perjalanan udara dari Jakarta ke Amsterdam. Menurut perkembangan penyelidikan Munir tewas akibat racun arsenic dengan kadar tinggi sehingga dapat menimbulkan kematian. Pengadilan yang sesuai untuk mengadili kasus Munir adalah ...

A. Pengadilan HAM Ad Hoc

B. Pengadilan Agama 

C. Pengadilan Militer

D. Pengadilan Umum 

E. Pengadilan HAM


9. Kerja sama internasional antarnegara penting sebagai konsekuensi menjadi bagian dari masyarakat internasional agar ....

A. terjaminnya persatuan dan persaudaraan antarnegara

B. terpenuhinya kebutuhan dalam negeri masing - masing

C. setiap negara menempatkan perwakilannya di negara lain

D. konflik politik yang terjadi antarnegara bisa diminimalisir

E. terjaminnya kesejahteraan para warga negaranya masing – masing

10. Pada tahun 2016 beberapa negara termasuk Indonesia dibanjiri pengungsi Rohingya. Beberapa negara menerima dengan tangan terbuka dan beberapa lainnya menggusirnya. Jika dikaitkan dengan badan khusus PBB, peristiwa ini seharusnya menjadi perhatian..

A. UNICEF

B. UNHCR

C. UNDP

D. WHO

E. ILO








11. Turut serta dalam musyawarah warga merupakan penerapan perilaku demokrasi dalam kehidupan masyarakat. Manfaat penerapan musyawarah dalam kehidupan bermasyarakat....

A. persolan-persolan keluarga dapat terselesaikan dengan baik

B. membentuk watak budaya demokratis kepada masyarakat

C. meningkatnya ketertiban dalam pelaksanaan hukum

D. terciptanya keamanaan dan ketertiban dalam masyarakat

E. meningkatnya semangat belajar pada diri manusia



12. Sistem demokrasi parlementer ditandai dengan kedudukan parlemen ....

A. sebagai penegak hukum yang di laksanakan oleh eksekutif

B. lebih tinggi dibandingkan eksekutif

C. sangat stabil dalam sistem demokrasi

D. sebagi mandataris presiden

E. pelaksana peraturan


13. Dalam menghadapi pengaruh negatif dari luar negeri, perlu ditanamkan semangat nasionalisme kepada seluruh Bangsa Indonesia, karena dengan semangat nasionalisme Bangsa Indonesia mampu ....

A. mempertahankan nilai-nilai luhur Pancasila

B. menghargai bangsanya secara berlebihan

C. memiliki rasa lebih tinggi dari bangsa lain

D. menghadapi tantangan dari Negara tetangga 

E. menumbuhkan sikap chauvinisme terhadap negaranya


14. Perilaku yang mencerminkan upaya anti diskriminasi tampak pada pernyataan....

A. masyarkat suku adat tidak mengizinkan anggotanya keluar dari wilayah adatnya dan tidak mengizinkan orang lain memasuki wilayahnya

B. laki-laki dan perempuan memiliki kesamaan hak untuk bekerja di perusahan milik negara ataupun perusahaan swasta

C. lembaga hukum menindak tegas pelaku pencurian sendal jepit, sementara kurang tegas dalam menindak para koruptor

D. masyarakt berparisipasi dalam pemilu dengan mengutamakan pemimpin yang bersal dari golongan sendiri

E. ujian calon pegawai negeri sipil dilakukan menggunakan sistem CAT agar hasilnya langsung diketahui


15. Sikap menghargai dan menghormati sangat penting untuk meminimalisai ancaman berbasis sara. Contoh perbuatan yang menujukan penghormatan dan penghargaan atas keberagaman adalah....

A. tidak mengganggu orang lain yang sedang melakukan ibadah

B.memaafkan kesalahan yang dilakukan teman yang berbeda agama

C. mematuhi segala peraturan perundangan di Indonesia 

D. memaafkan kesalahan yang diperbuat saudara sebangsa dan seagama

E. berusaha meningkatkan keimanan sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.






16. Pemerintahan yang demokratis pada hakikatnya adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Agar terlaksananya pemerintahan yang berorientasi pada kepentingan rakyat, maka  salah satu cara yang dapat dilakukan oleh pemerintah adalah ....

A. melaksanakan hanya yang menjadi program pemerintah saja

B. bersama masyarakat bersinergi dalam mencapai tujuan  pemerintah

C. tidak mendengarkan apa yang menjadi keluhan dan keinginan masyarakat

D. mengedepankan kerjasama demi tercapainya tujuan dan cita-cita pemerintah

E. melaksanakan program pro kerakyatan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat


17. Bhinneka Tunggal Ika dapat menjadi instrumen mewujudkan persatuan dan kesatuan. Hal tersebut karena Bhinneka Tunggal Ika...

A. mampu menghadapi tantangan zaman

B. menguat nilai storis terkait keberdaan kerajan-kerajan di Nusantara

C. dibuat oleh para cendikiawan untuk mewujudkan Indonesia merdeka

D. mempunyai nilai filosofis untuk menyatukan Bangsa Indonesia

E. hanya dimiliki dan di yakini oleh bangsa Indonesia


18. Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri atas 13.466 pulau. Pemerintah harus memberikan keperhatian kepada semua masyarkat yang berada di setiap penjuru tanah air, terutama yang tinggal di pulau-pulau terdepan. Inti uraian tersebut sesuai asas  Wawasan Nusantara yaitu....

A. keadilan

B.kejujuran

C. solidaritas

D. kepentingan yang sama

E. konsensus untuk menjadi satu bangsa


19. Berikut ini yang dimaksud pemerintah dalam arti sempit meliputi ….

A. badan eksekutif, legislatif, dan yudikatif

B. presiden, wakil presiden, dan para menteri (kabinet)

C. badan legislatif, yudikatif, dan eksaminatif

D. presiden dan yudikatif

E. legislatif, eksekutif, MK


20. Pungutan liar sering meresahkan masyarakat, sudah selayaknya pemerintah mengambil tindakan. Upaya pemerintah dalam menegakkan keadilan berkaitan dengan masalah tersebut adalah ....

A. membentuk satuan tugas untuk memberantas perilaku pungli

B. melakukan penyitaanseluruh kekayaan dari oknum yang terlibat

C. mengadakan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih hati-hati 

D. menginventarisir berbagai kasus tindak pidana masyarakat

E. menghargai tindakan masyarakat yang melapor ke kepolisian



Untuk jawaban di kirim ke email ikaganjarr@gmail.com tidak via WA apabika ada kesulitan dlm pengirimannya tanya walas dan teman...soal dan jawaban tulis di buku lalu fotokan dan kirim ke email...terima kasih


Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Web Hosting Bluehost